Mahasiswa Teknik Mesin UNESA Lakukan Evaluasi HP Heater Menggunakan Eddy Current Testing di PLTU Gresik
Mahasiswa Program Studi S1 Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Ahmad Ni’amul Huda, melaksanakan kegiatan magang industri di PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gresik. Kegiatan magang ini berlangsung selama empat bulan, mulai 1 September hingga 31 Desember 2025, sebagai bagian dari Program Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa ditempatkan di Divisi HAR Mesin PLTU-G dan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pemeliharaan peralatan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Salah satu fokus utama kegiatan magang adalah evaluasi kondisi High Pressure Heater (HP Heater) 7 pada PLTU Unit 4, yang merupakan komponen penting dalam sistem pemanasan air umpan sebelum masuk ke boiler.

Foto Kegiatan Evaluasi Kondisi Tube HP Heater 7
HP Heater berfungsi meningkatkan efisiensi termal pembangkit dengan memanfaatkan uap ekstraksi turbin untuk memanaskan air pengisi. Namun, dalam pengoperasian jangka panjang, HP Heater 7 sering mengalami kebocoran yang menyebabkan penurunan tekanan operasi dan gangguan efisiensi unit pembangkit. Kondisi tersebut mendorong perlunya inspeksi menyeluruh untuk mengetahui tingkat kerusakan pada tube pemanas.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa bersama tim pemeliharaan melakukan inspeksi menggunakan metode Eddy Current Testing (ECT), salah satu teknik Non-Destructive Testing (NDT) yang mampu mendeteksi cacat internal tanpa merusak komponen. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi korosi, penipisan dinding, serta kebocoran pada tube HP Heater secara akurat dan efisien.
Hasil Pengujian dan Analisis
Berdasarkan hasil Eddy Current Testing, diketahui bahwa sebagian tube mengalami tingkat kerusakan signifikan. Data menunjukkan bahwa tube yang telah diplug mencapai 12% dari total tube, sementara batas maksimal plugging yang direkomendasikan adalah 10%. Oleh karena itu, dilakukan analisis lanjutan berupa perhitungan penambahan luas lubang pada baffle plate guna menjaga sirkulasi aliran air dan menurunkan tekanan pada sisi tube.
Hasil analisis tersebut digunakan sebagai dasar rekomendasi teknis bagi tim pemeliharaan, termasuk penentuan tube yang perlu dilakukan plugging tambahan serta penyesuaian desain lubang sirkulasi. Langkah ini bertujuan menjaga keandalan HP Heater sekaligus mencegah gangguan operasi pembangkit.
Penerapan K3 dan Relevansi Keilmuan
Selain kegiatan teknis, mahasiswa juga menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat selama berada di area pembangkit. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penerapan prosedur work permit, serta lock out tag out menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas inspeksi dan pemeliharaan.
Kegiatan magang ini memiliki relevansi yang kuat dengan bidang keilmuan Teknik Mesin, khususnya pada mata kuliah perpindahan panas, mekanika fluida, material teknik, serta manajemen pemeliharaan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja nyata, tetapi juga mampu mengaplikasikan teori perkuliahan secara langsung di lingkungan industri pembangkitan listrik.
Penutup
Melalui kegiatan magang industri di PT PLN Nusantara Power UP Gresik, mahasiswa memperoleh pemahaman mendalam mengenai sistem pembangkitan listrik dan proses pemeliharaan peralatan bertekanan tinggi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis dan profesionalisme mahasiswa, sekaligus memberikan kontribusi positif dalam menjaga keandalan dan efisiensi operasi pembangkit listrik nasional.