Menyelami Industri Perkapalan: Pengalaman Magang Desain Piping dan HVAC Di PT PAL Indonesia
SURABAYA – Sebagai pusat industri maritim
nasional, PT PAL Indonesia terus berkomitmen dalam pengembangan generasi muda
melalui program magang industri. Salah satu mahasiswa kami, Rofiqah Sabila
Hidayat yang akrab disapa Fika, berkesempatan mendalami dunia konstruksi
rancang bangun kapal melalui kegiatan magang berdampak di PT PAL Indonesia,
Divisi Design, Departemen Machinery Outfitting Design, di Biro Piping dan HVAC.
PT PAL Indonesia merupakan perusahaan
galangan kapal terbesar di Indonesia yang berfokus pada pembangunan kapal
perang dan kapal niaga, pemeliharaan serta perbaikan (repair), serta rekayasa
umum. Sebagai industri pertahanan strategis, perusahaan ini memegang peran
vital dalam pemenuhan alutsista matra laut dan pendukung kemandirian maritim
nasional.
Kegiatan magang ini dilaksanakan
mulai tanggal 4 Desember 2025 hingga 10 Desember 2025. Di bawah bimbingan
mentor profesional, Mas Ardan, Fika mendapatkan arahan langsung mengenai
standar kualitas tinggi dan presisi yang diterapkan dalam pembangunan kapal.
Bagi Fika, bimbingan ini bukan sekadar transfer ilmu teknis, melainkan ruang
untuk memahami bagaimana ritme kerja profesional di lingkungan strategis yang
menuntut ketelitian tinggi di setiap lini desain.
Program magang ini merupakan bagian
dari upaya sinergi antara dunia pendidikan
tinggi dengan industri pertahanan strategis. Di bawah bimbingan mentor
profesional, Mas Ardan dan beberapa engineer desain yang tidak kami sebutkan
satu persatu namanya, Fika mendapatkan arahan langsung mengenai standar
kualitas tinggi dan presisi yang diterapkan dalam pembangunan kapal perang
maupun kapal komersial. Bagi Fika, bimbingan dari Mas Ardan bukan sekadar transfer
ilmu teknis, melainkan ruang untuk memahami bagaimana ritme kerja profesional
di lingkungan PT PAL yang menuntut ketelitian di setiap lini desain.
Eksplorasi Desain
Sistem Pendukung Kapal
Kegiatan magang di biro Pipingdan
HVAC bukanlah hal yang sederhana. Disini mahasiswa diajak untuk memahami
bagaimana sistem perpipaan dan sistem tata udara (Heating, Ventilation, and Air
Conditioning – HVAC) dirancang agar berfungsi optimaldi dalam ruang mesin kapal
yang kompleks.
Selama periode magang, Fika terlibat
dalam mempelajari alur pembuatan Production Drawing. Fokus utama kegiatan ini
adalah memastikan setiap jalur ducting dan distribusi udara telah sesuai dengan
regulasi kelas serta standar teknis yang berlaku. Pemahaman mengenai koordinasi
antara sistem di departemen Machinery Outfitting Design menjadi kunci utama
dalam meminimalisir adanya benturan desain di lapangan.

Proyek Khusus: Optimasi Struktur Dudukan Baterai
Torpedo
Dampak dari kegiatan magang ini
sangat signifikan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Fika tidak hanya
belajar di Biro Piping dan HVAC saja, namun dia juga mendapat kepercayaan dari pembimbing lapangannya untuk
berkontribusi dalam proyek strategis
diluar Biro. Ia diberikan tanggung jawab teknis dalam melakukan analisis
struktur pada komponen alutsista, yakni mencari ketebalan pelat optimal untuk
dudukan baterai torpedo.
Proyek ini dilakukan dengan
menggunakan perangkat perangkat lunak SolidWorks. Dalam prosesnya, Fika
melakukan simulasi pembebanan untuk menentukan variasi ketebalan yang optimal
untuk menopang bobot baterai dan tidak menambah bobot torpedo secara
berlebihan. Penggunaan fitur Simulation atau Finite Element Analysis (FEA)
dalam SolidWorksmembantu dalam pengambilan keputusan desain yang akurat
berdasarkan data kekuatan material.
Variasi ketebalan yang digunakan pada proyek
ini adalah 1 mm, 2 mm, 3 mm. dari ketiga variasi akan dilakukan simulasi
terhadap Von Mises Stress, Displacement, dan Factor of Safety kemudian
dilakukan studi kompratif sehingga didapat ketebalan optimal, yaitu 3 mm.
walaupun pada variasi ketebalan 1 mm dan 2 mm masih aman (hasil Von Mises
Stress dan Factor of Safety), namun displacement keduanya menunjukkan angka
yang besar diatas 10 mm sedangkan milik ketebalan 3mm dibawah 10 mm sehingga
menjadi pertimbangan ketebalan optimal.

Dampak Nyata: Dari Teori Ke Implementasi Teknis
Dampak
dari kegiatan magang ini sangat signifikan bagi pengembangan kompetensi
mahasiswa. Fika tidak hanya belajar mengenai desain HVAC dan piping,tetapi juga
mengasah kemampuan analisis kekuatan struktur. Perpaduan antara desain sistem
pendukung dan optimasi komponen mekanis memberikan pengalaman kerja yang sangat
komprehensif. Kemampuan dalam mengoperasikan perangkat lunak desain industri
menjadi hard skill utama yang terasah. Di sisi lain, bekerja di bawah
bimbinganpara engineer senior di PT PAL Indonesia memberikan dampak pada pola
pikir professional, ketelitian dalam membaca gambar teknik, serta pentingnya
akurasu data dalam industri manufaktur pertahanan.
Penutup
Melalui
program ini, PT PAL Indonesia berhasil menjembatani kesenjangan antara dunia
pendidikan dan kebutuhan industri maritim. Pengalaman di Departemen Machinery
Outfitting Design serta keterlibatan dalam proyek optimasi dudukan baterai
torpedo ini menjadi modal kuat bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih besar
bagi industri perkapalan dan pertahanan Indonesia di masa depan.