Program Studi S-1 Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (FT Unesa) terus melakukan pengembangan kurikulum sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui kegiatan restrukturisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan melibatkan masukan dari dunia industri guna memperkuat keterkaitan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan profesional di lapangan.
Kegiatan restrukturisasi kurikulum ini dilaksanakan melalui serangkaian evaluasi terhadap struktur mata kuliah, capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), metode pembelajaran, hingga sistem asesmen pembelajaran. Proses tersebut dilakukan secara kolaboratif oleh tim dosen Program Studi S-1 Teknik Mesin FT Unesa untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi rekayasa, dan kebutuhan industri modern.
Sebagai bagian dari proses penyempurnaan kurikulum, Program Studi S-1 Teknik Mesin FT Unesa juga melaksanakan diskusi dan penjaringan masukan bersama mitra industri, yaitu PT Inovasi CAD pada tanggal 27 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh masukan langsung dari praktisi industri terkait kompetensi yang dibutuhkan lulusan teknik mesin di dunia kerja saat ini.
Dalam diskusi tersebut, pihak industri memberikan berbagai rekomendasi terkait penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya pada bidang desain rekayasa berbasis komputer, pemodelan 3D, computer-aided design (CAD), simulasi teknik, serta implementasi perangkat lunak industri dalam proses pembelajaran. Selain kompetensi teknis, industri juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan komunikasi teknik, kerja tim, pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi pada industri 4.0.
Masukan dari mitra industri tersebut kemudian menjadi dasar penyempurnaan struktur kurikulum dan pengembangan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang lebih aplikatif dan kontekstual. Selain itu, dilakukan pula penyesuaian terhadap Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar proses pembelajaran dapat mendukung tercapainya kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Melalui kegiatan restrukturisasi kurikulum ini, Program Studi S-1 Teknik Mesin FT Unesa menunjukkan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.