Mahasiswa Teknik Mesin UNESA Implementasikan Kegiatan Berdampak melalui Audit Efisiensi Energi Gedung A6 Bersama PT Enerco Nusantara Engineering
berita terkait
- Memanfaatkan Libur Semester Untuk Mengembangkan Diri
- Mahasiswa Teknik Mesin UNESA Implementasikan Kegiatan Berdampak melalui Audit Efisiensi Energi Gedung A6 Bersama PT Enerco Nusantara Engineering
- Strategi Mahasiswa Menghadapi UAS saat Minggu Tenang
- Restrukturisasi Kurikulum Berbasis OBE Program Studi S-1 Teknik Mesin FT Unesa melalui Kolaborasi Industri bersama PT Inovasi CAD
- Workshop Sinkronisasi dan Restrukturisasi Kurikulum 2025
Surabaya – Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui kegiatan Audit Efisiensi Energi Gedung A6 Teknik Mesin UNESA yang dilaksanakan bekerja sama dengan PT Enerco Nusantara Engineering.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang konservasi energi, manajemen
energi, dan keberlanjutan (sustainability). Melalui pendampingan langsung dari
praktisi industri, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam melakukan
identifikasi penggunaan energi, pengumpulan data lapangan, analisis konsumsi
energi, hingga penyusunan rekomendasi peningkatan efisiensi energi pada
bangunan pendidikan.
Audit energi dilaksanakan di Gedung A6 yang
merupakan salah satu pusat kegiatan akademik Program Studi Teknik Mesin UNESA.
Tim mahasiswa bersama tenaga ahli dari PT Enerco Nusantara Engineering
melakukan pengukuran berbagai parameter energi, meliputi sistem pencahayaan,
sistem pendingin ruangan (AC), peralatan listrik, serta pola penggunaan energi
oleh pengguna gedung.
Ketua Program Studi Teknik Mesin UNESA
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran
berbasis proyek (project-based learning) yang menghubungkan teori yang
diperoleh di kelas dengan kebutuhan nyata di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar konsep
efisiensi energi secara teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses
audit energi, yang merupakan praktik penting dalam dunia industri dan pengelolaan
bangunan. Pengalaman ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan agar
lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mendukung agenda pembangunan
berkelanjutan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa
melakukan inventarisasi peralatan pengguna energi, menghitung Intensitas
Konsumsi Energi (IKE), menganalisis pola pemakaian listrik, serta
mengidentifikasi peluang penghematan energi yang dapat diterapkan pada Gedung
A6. Hasil audit menunjukkan beberapa potensi peningkatan efisiensi melalui
optimalisasi sistem pencahayaan, pengaturan operasional pendingin ruangan,
serta peningkatan kesadaran pengguna dalam penggunaan energi secara bijak.
Perwakilan PT Enerco Nusantara Engineering
mengapresiasi antusiasme dan kemampuan mahasiswa dalam mengikuti seluruh
tahapan audit energi. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata
seperti ini sangat penting untuk membangun pemahaman tentang implementasi
konservasi energi yang saat ini menjadi kebutuhan berbagai sektor industri dan
bangunan.
Selain memberikan manfaat bagi peningkatan
kompetensi mahasiswa, kegiatan ini juga mendukung komitmen UNESA dalam
mewujudkan kampus yang lebih ramah lingkungan serta lebih efisien dalam penggunaan
sumber daya energi. Rekomendasi yang dihasilkan dari audit energi diharapkan
dapat menjadi dasar pengembangan strategi konservasi energi di lingkungan
Fakultas Teknik UNESA.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi
dan industri, Program Studi Teknik Mesin UNESA terus berupaya menghadirkan
kegiatan pembelajaran yang berdampak, relevan dengan kebutuhan dunia kerja,
serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek energi bersih dan
terjangkau, inovasi industri, serta aksi terhadap perubahan iklim.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi mampu menghasilkan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan kampus.